Sariawan

March 28, 2008 at 7:12 am | Posted in Coretankoe | Leave a comment

Sariawan itu adalah suatu luka pada permukaan selaput lendir di rongga mulut (jadi bisa bisa mengenai apa saja, dinding pipi sebelah dalam, gusi, langit-langit atau lidah), yang terjadi akibat adanya kerusakan sel permukaan (disebut sebagai epitel) selaput lendir tersebut. Biasanya memang timbul berulang.

Penyebab sariawan belum diketahui dengan pasti tetapi umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Di lain pihak, bermacam-macam hal yang bisa mempengaruhi terjadinya sariawan. Bisa karena trauma/perlukaan (tergigit, atau tergores sikat gigi), stress, ketidak seimbangan hormon (biasanya pada wanita mengikuti siklus menstruasi), pada orang tertentu faktor makanan (seperti coklat, kopi, kacang-kacang yang segolongan dengan kacang tanah, tomat (termasuk kulitnya), sereal, tepung gluten, almon,serta asam benzoat, merokok tembakau (orang yang merokok tembakau resikonya lebih rendah).

Sariawan tidak membahayakan dan sebenarnya tidak terlalu mengganggu walaupun nyeri (kecuali bila sariawannnya banyak dan besar-besar, memang nyeri sekali) Umumnya sariawan akan sembuh dengan sendirinya. Pengobatan yang diberikan bukan untuk menyembuhkan akan tetapi hanya untuk meringankan gejalanya karena sampai saat ini belum diketemukan secara pasti penyebab sariawan tersebut. Kalau sariawannya berat, bisa diberikan salep mulut yang mengandung anti radang (steroid golongan. triamsinolon asetonid, merek
dagang yang biasa dipakai kenalog orabase atau bufacomb orabase).

Hampir tiap bulan aku selalu berteman akrab dengan sariawan, walau sakitnya tidak seberapa tetapi tetap saja membuat kita menjadi tidak nyaman untuk bicara, makan bahkan tersenyum.

Terlepas dari apapun penyebabnya dari lubuk hati ini terkadang muncul rasa bahwa mungkin sariawan ini adalah satu bentuk peringatan Alloh kepadaku karena selama ini mungkin aku kurang menjaga lisan dan tutur kataku.
Banyaknya kata-kata yang kurang berkenan yang membuat orang-orang disekelilingku tersinggung dan marah.

Ya Alloh maafkan dan ampuni atas dosa-dosaku, senantiasa jagalah lisan ini agar yang keluar selalu baik, lembut dan menentramkan hati bagi yang mendengarnya…Amin…

TrackBack URI

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: