Maafkan aku Ibu …

August 10, 2008 at 1:21 am | Posted in Coretankoe | Leave a comment
Itulah kata-kata yang seharusnya aku keluarkan saat aku berbuat dosa
kepadanya, tapi kadangkala bibir ini terasa kelu tak mampu mengeluarkan
suara saat aku berhadapan dengannya. Entah kenapa….terlalu egokah aku,
terlalu gengsikah aku….ah entalah …

Ibu..Ibu…Ibu…saat ditanya siapa orang yang kamu sayangi dan hormati
sahabat rosul senantiasa menjawab Ibu..dan baru setelah itu Ayah….
Sebegitu besarnya perjuangan seorang ibu dari semenjak mengandung,
melahirkan, merawat dan mendidik aku hingga aku dewasa. Tapi apa kini
balasanku terhadap beliau….aku kadang berkata kasar kepadanya, aku kadang
memarahinya apabila ada keinginanku yang tidak cocok dengan dia, oh..sungguh
aku anak yang sangat berdosa besar.

Sejak pagi ketika aku mulai melangkah keluar pintu untuk berangkat kerja,
buah hatiku yang sedang lucu-lucunya selalu menangis berharap ibunya tidak
meninggalkan rumah dan selalu tetap bersamanya. Tapi inilah kehidupan, aku
harus bekerja untuk membantu perekonomian keluarga. Dengan langkah setengah
berlari kutinggalkan pintu rumah, anakku menangis, meronta-ronta ingin ikut
dengan ibunya. Dan dengan sabar pula Ibuku membujuk dia, mengajak bermain,
mengajak jalan2 agar anakku tidak teringat diriku disaat kutinggal kerja.

Ibuku yang sejak pagi hingga sore dengan sabarnya senantiasa menjaga
anakku, tak pernah sekalipun memukul, membentak bahkan rasa sayangnya kepada
anakku melebihi rasa sayangya kepadaku. Hingga waktu menunjukkan pukul 5
sore dengan sabar dia mengajak anakku ke jalan untuk menjemput ibunya yang
baru pulang kerja, tapi apa balasanku sesampai dirumah aku senantiasa
mengorek2 kesalahannya, tak pernah kuindahkan pengorbanannya selama ini
untukku. Memang aku anak yang durhaka.

“Ya Rabbi, ampunkanlah dosa-dosa kedua orangtuaku, dan sayangi mereka
seperti mereka menyayangi sejak kecil, tapi Ya Allah hilangkan rasa yang
muncul dan menghambatku untuk bisa menengok mereka, aku takut ya ALlah aku
tidak bisa membahagiakan mereka. Berilah kesempatan kepadaku untuk bisa
membahagiakan mereka walau hanya bisa menengok mereka saja. Ampun aku Ya
Allah”

~anakmu yg penuh dosa~

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: