Tip Menghadapi Musibah

October 19, 2008 at 5:44 am | Posted in Motivasi Hidup | Leave a comment

Musibah menguji kekuatan iman seseorang.Orang kuat imannya pasti menang menghadapi ujian yang tersedia ganjaran.Mereka bersabar dan rela dengan ketentuan ALLAH, menghadapinya dengan perasaan dan pikiran yang positif.

Umat Islam perlu senantiasa berpikiran baik kepada ALLAH.Apa yang terjadi pasti tersimpan hikmah yang besar.Anggaplah ia kebaikan dan mengucap syukur .Muhasabah diri dan berfikir sebab musabab tejadinya musibah.

Rosulullah SAW senantiasa memberi pengharapan yang tinggi supaya umatnya tidak berduka cita apabila menghadapi musibah.Setiap musibah yang menimpa menuntut kesabaran tinggi untuk menghadapinya.

Rosulullah SAW bersabda yang artinya:”Siapa saja di kalangan umat Islam yang tertimpa sakit atau terkena penyakit, maka tidak ada selain ALLAH yang akan menghapuskan dosa-dosa seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya.”(HADIST RIWAYAT MUSLIM).

Musibah penyakit banyak hikmahnya.Apabila diuji dengan penyakit dan penderitaan,manusia sadar kekuatan dirinya tidak mampu bertahan selamanya. Manusia mudah lupa jika senantiasa sehat. Bahkan Fir’aun mengaku dirinya Tuhan karena disebabkan dia tidak pernah di timpa penyakit.

Ujian menderita karena penyakit memberi kesan psikologi yang mendalam kepada manusia, berbanding dengan ujian lain. Apabila menderita penyakit berbahaya atau rasa sakit teramat sangat , maka terlintas mengenai kematian.

Apabila ALLAH menurunkan ujian , secara langsung mengingatkan kepada kekuasaan-NYA. Dia berkuasa menentukan segala yang dinginkan terhadap hamba-NYA.Segala nikmat yang dikurniakan ALLAH kepada setiap orang bisa di tarik kapan saja dengan berbagai cara.

Musibah adalah peringatan bagi manusia,muhasabah diri karena ujian mendorong perasaan insaf dan memperbanyakkan istighfar supaya tidak terus dalam dalam kelalaian duniawi.

Memohon keampunan ALLAH bisa mengahalang perasaan angkuh dan sombong.Selama ini hanya melihat nasib orang lain,dan kini tiba masanya terjadi kepada diri sendiri.

Bertaubat adalah tindakan spontan biasanya di lakukan oleh mereka yang di timpa musibah.Ia bertepatan dengan sebab ALLAH menurunkan musibah ke atas diri seseorang sebagai tanda peringatan.

Orang beriman merasa bersyukur di kenakan musibah sebagai ujian atau sebagai penghapus dosa yang dilakukan.Antara dosa yang dilakukan manusia, ada yang ALLAH hapuskan melalui pembalasan dalam bentuk musibah.

Oleh karena itu, orang beriman yang memahami konsep balasan dan ujian diturunkan melalui musibah merasakan dirinya beruntung. Sakit didunia ini menjadi penyelamat daripada panas api neraka pada hari kiamat kelak
.
Ketika Rosulullah SAW mengunjungi sahabat yang sedang sakit,Baginda bersabda ,yang artinya:”Bergebiralah , karena ALLAH berfirman:”Inilah neraka-KU ,Aku menganjurkan menimpa hamba-KU yang mukmin didunia , supaya dia jauh dari neraka pada hari kiamat.”(Hadist riwayat Ahmad ,Ibnu Majah dan Hakim).

Pengampunan dosa melalui musibah ketika meinsyafi musibah itu, yakni menerima musibah dengan rela , sabar dan memohon keampunan kepada ALLAH.ALLAH senang mendengar pengaharapan dan do’ a hambanya.

Firman ALLAH yang berarti:”Dan sesungguhnya Kami pernah menimpakan azab ke atas mereka,namun mereka tidak tunduk kepada TUHAN dan mereka juga tidak berdo’a kepada ALLAH dengan merendah diri.”(Surah AL MUK MINUN , ayat 76).

Berdo’a adalah ibadah dan jika apa yang dido’akan tidak di makbulkan didunia , balasan kebaikan akan tetap diperoleh di akhirat atas apa yang di lakukan. Mungkin juga do’a itu dimakbulkan dengan digantikan kebaikan lain
.
Mereka yang berkeluh kesah dan mempertikaikan musibah yang menimpa dirinya, maka tidak ada kebaikan yang diraih. Mereka itulah hamba yang benar-benar rugi di dunia dan di akhirat.Ujian yang sepatutnya menaikkan derajat disisi ALLAH tidak diduduki dengan baik.

“Mereka yang ditimpa musibah mengucapkan,”Kita semua milik ALLAH dan kepada ALLAH kita akan kembali.Mereka itulah yang akan mendapat keberkahan sempurna dan rahmat dari TUHAN mereka dan juga mendapat petunjuk .”(Surah AL-BAQARAH, ayat 156-157).

Sakit, banyak problem, banyak masalah, banyak kesulitan hidup,,,,,,,,,,,bersabar dan terus berharap kepada  ALLAH….

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: